Krisis

Oleh: Tavitia Gita

Aku lahir laksamana petir

tangis melengking, meski sekelingking

lahir untuk dunia, dunia tempat lahir

lahir bagi rimba belantara buas

dari yang terbuas

setiap setik-detik, berlumur darah

darah dari iri

darah dari benci

setiap menit lidah-lidah liar

rakus menjulur lapar lapar

kesombongan lapar gunjingan

aku hanya sebatang lilin

berlenggok, kejamnya angin meski tak ingin

bergerak diantara ganasnya selaksa amarah

tertindas rasa tak puas

bernafas diantara sikut

sempit, licik, dan garang

pribumi kini menangis

pertiwi sungguh tragis

mengais-ngais rasa iba, orang buta buta segalanya

2 Comments on Krisis

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*