Postingan

PEMBANGUNAN SEKRETARIAT ORMAWA FEB TERSENDAT, MAHASISWA PERTANYAKAN KEPASTIAN!

Gambar
InkamsLPM - Jumat, (25/04) telah diadakan mediasi antara Wakil Rektor II Universitas Trunojoyo Madura, Wakil Dekan III, dan Gubernur Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Mediasi ini membahas tentang pemindahan sekretariat organisasi mahasiswa FEB sebagai akibat dari pembangunan laboratorium Fakultas Kedokteran. Pemindahan sekretariat baru merupakan kebijakan rektorat dan letaknya telah ditetapkan di sebelah barat gedung Fakultas Ekonomi lama. Wakil rektor II menjanjikan renovasi berlangsung dua minggu saja. Namun, hingga saat ini para ormawa belum dapat menempati ruangannya sejak pemindahan sementara sekret ke gedung Softskill pada Februari lalu. Menurut Eni Wakil Dekan III, gedung sekretariat tidak bisa digunakan terlebih dahulu karena belum diberi sekat. Pemasangan tersebut telah diwacanakan dari bulan Februari, namun Warek II tidak lama ini baru memberikan respon atas permasalahan tersebut. Ia meminta kepada para Ormawa untuk mendiskusikan desainnya. "Sejak bulan dua sudah bilang kuran...

PENGESAHAN RUU TNI TUAI KONTROVERSI: Memicu Kembalinya Dwi Fungsi ABRI?

Gambar
 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah resmi menetapkan revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi undang-undang. Isi perubahannya antara lain tentang penempatan prajurit TNI di 14 kementrian atau lembaga, perubahan usia pensiun bagi bintara, tamtama, dan perwira, serta kedudukan TNI di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan. Tujuannya ialah sebagai landasan hukum yang lebih jelas terhadap peran TNI selain perang tanpa melanggar prinsip demokrasi dan supremasi sipil. Namun, dalam pelaksanaannya, perubahan ini dinilai sarat akan konflik kepentingan.  Pengesahan RUU TNI menuai kontroversi karena dinilai membuka kembali peluang keterlibatan militer dalam kehidupan sipil, mirip dengan konsep Dwifungsi ABRI yang dominan pada era Orde Baru. Hal ini dikhawatirkan dapat menghidupkan kembali peran militer dalam birokrasi sipil, berpotensi mengurangi akuntabilitas dan profesionalisme pemerintahan.   Amnesty International Indo...

DAMPAK EFISIENSI : Pemotongan Dana Dipa ORMAWA hingga 50%

Gambar
InkamsLPM – Kamis, (20/03) telah diadakan audiensi antara dekanat dan pengurus organisasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura. Audiensi ini membahas tentang pemotongan dana DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 50% sebagai akibat program efisiensi nasional. Pihak rektorat UTM melakukan efisensi anggaran 50% bagi setiap fakultas. Hal ini berdampak pada jumlah dana DIPA yang diterima ormawa juga dipotong 50%. Kebijakan ini bersifat tetap dan akan terus berlanjut. Menurut Eni Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB UTM, akan ada penambahan dana dari pemerintah pusat. Usulan tersebut telah disetujui oleh Presiden Prabowo dan akan diinfokan lebih lanjut lagi. "Jadi kemarin setelah bertemu Pak Presiden, para rektor itu menyampaikan kepada presiden untuk minta tambahan. Katanya disetujui ada sedikit tambahan terkait dengan dana itu” tegasnya. Para ormawa keberatan dengan kebijakan ini karena mempengaruhi kegiatan kemahasiswaan di kampus. Program kerja dan a...