Ramadhan, benarkah ?

Ramadhan, benarkah ?
oleh : h1
Tatapan mendongak mengharap rahmatan lillah
Tapi setiap saat masih berkhalwat
Bak pungguk merindukan bulan,

Manis lantunan pujian menyebut namanya,
Kenyataan dengan sesama seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami
Ghibah sana sini tak terhindari
Target tilawah penuh, jauh…
Hari demi hari berguguran bak kelopak bunga berjatuhan
Detik demi detik melahirkan menit yang tumbuh menjadi waktu
Namun diri masih berpeluh dengan najis dan laknat
Ramadhan datang dan kembali
Wanginya hanya mampir di hidung, gempitanya hanya singgah di telinga
Tapi, sedikitpun tak tercermin dalam sikap

Sesekali tersedu
Terpaku dalam kubangan salah dan dosa
Jerit jiwa raga sebatas memberontak
Namun ternyata,
Semua hanya panggung yang kualami bersama ribuan hati dan jiwa serupa

Rabbi !!
Aku diantaranya…
Ampuni segala khilaf dan dosa
Lapangkan jalan, luaskan kesempatan
Menuju magfirah dan ridhamu

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*